Bahan Makanan yang Berasal dari Hewani – Milk




Bahan Makanan yang Berasal dari Hewani – Milk

 

 

A. Dairy Products

1. Milk

Mendengar kata milk, tentunya kita berfikir milk yang berasal dari sapi padahal sebenarnya milk milk bisa didapatkan dari binatang lainnya bukan hanya sapi. Milk yang berasal dari berbagai binatang digunakan diseluruh dunia. Di Amerika Serikat berbagai bentuk pengolahan susu sapi dijual dipasaran.

Milk banyak dijumpai dipasaran untuk memenuhi kebutuhan manusia. Saat ini produk dari milk dijaga mutunya dengan menjaga kualitasnya, pendistribusian milk tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah mengatur dan memberikan standar melalui departemen kesehatan akan kualitas milk tersebut. Pemerintah juga bertanggung jawab atas standar sanitasi pengolahan milk tersebut hingga sampai di masyarakat untuk dikonsumsi. Pemerintah melalui departemen kesehatan juga menetapkan standar untuk Evaporated Milk, Condensed Milk dan Non-Fat Dry Milk.

Kualifikasi kualitas dari milk tergantung dari rasa, bau, rupa, sedimen dan bakterial yang dikandung milk tersebut. Milk sudah seharusnya fresh, bau dan rasa seperti normalnya milk. Milk yang berkualitas tentu akan mengandung gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan sudah seharusnya produsen dan distributor menjaga kualitas tersebut.

komposisi milk

 

Baca juga: Purchasing

 

a. Whole Milk

Komposisi yang terdapat pada milk akan berfariasi, tergantung dari sapi dan musim. Standar minimum tergantung dari negara dimana milk tersebut dihasilkan. Di banyak negara, menerapkan aturan  untuk whole milk mengandung milk fat lebih kurang dari 3,25% dan mengandung milk solid-not fat lebih kurang 8,25%. Hampir semua milk yang dipasarkan di Amerika Serikat sudah di pastuirisasi dan homogenis. Milk mentah sebelum dikonsumsi sudah seharusnya di panaskan terlebih dahulu atau di pastuirisasi.

Milk_whole

b. Certified Milk

Certified milk hanya terdapat dibeberapa area. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1893 untuk memenuhi kebutuhan akan milk yang aman untuk dikonsumsi. Certified label yang ada dikemasan, akan memberikan penjelasan bahwa milk mentah atau milk yang sudah di pastuirisasi siyap dikonsumsi dan dapat didistribusikan dengan kondisi baik  yang diatur oleh American Medical Milk Commission. Milk yang sudah di certified biasanya sudah dalam keadaan sudah di pastuirisasi, dalam keadaan mentah atau sudah di homogenis. Bahkan juga sudah diperkaya dengan vitamin D.



c. Pastuirisasi Milk

Milk pastuirisasi adalah milk yang telah dipanaskan selama 30 menit pada suhu 63°C atau dipanaskan pada suhu 71°C selama 15 detik dengan peralatan yang bersih dan segera didinginkan di suhu 7°C. Proses pastuirisasi ini akan membunuh semua kuman yang dikandung milk tanpa merusak rasa dan kandungan gizi yang terdapat pada milk. Setelah dipastuirisasi tentunya penyimpananya juga harus sangat diperhatikan.

d. Ultra High Treated Milk

Telah ditemukan atau dikenalkan proses baru dalam pengolahan millk, UHT (Ultra Heat Treated), dengan bahasa lainnya mengolah milk dengan suhu tinggi. Milk akan dipanaskan pada suhu 140°C hingga 149°C beberapa saat untuk membunuh bakteri yang ada didalam milk lantas akan segera didinginkan. Milk yang telah malalui proses ini akan bertahan setidaknya 4 bulan jika terlindung dari cahaya.

Uht Milk Source:Source: https://dir.indiamart.com

Uht Milk
Source:Source: https://dir.indiamart.com

e. Skim Milk

Skim milk adalah milk yang telah dihilangkan fat atau lemaknya. Meskipun telah dihilangkan fatnya, masih tetap mengandung fat yang jumlahnya sangat kecil sekali, yaitu 1%. Standar untuk kandungan minimal total solid-nya tergantung dari peraturan berbagai negara, berkisar antara 8% hingga 9,25%. Skim milk adalah milk yang sudah di pastuirisasi dengan pengecualian milk tersebut tetap mengandung vitamin A di dalam fat-nya. Kandungan nutrisi lainnya lainnya adalah protein, lactosa, mineral dan air yang berupa vitamin B1 dan B2. Diperkaya dengan vitamin D untuk menggantikan vitamin yag hilang saat dihilangkan fat-nya.

f. Mixed Milk Drink

Milk yang menggunakan perasa adalah terbuat dari milk yang telah di pastuirisasi dan homogenis atau menggunakan sebagian sebagian skim milk. Mixed milk drink adalah milk yang telah ditambahkan sirup atau bahan perasa dan gula. Chocolate milk adalah whole milk yang telah di pastuirisasi dan ditambahkan perasa chocolate dan kandungan fat-nya sma dengan whole milk.

Baca juga: Clear Soup

g. Sour Milk

Sour milk adalah whole milk yang telah dipastuirisasi dengan menambahkan asam lactat atau menambahkan vinegar atau lemon juice saat milk dipanaskan. Buttermilk mungkin produk yang kurang dikenal dalam masyarakat. Saat ini hampir semua produk buttermilk tidak terbuat dari bahan yang menambahkan churning cream ke dalam butter. Hampir semua produk cultured buttermilk terbuat dari dari fresh pastuirisasi skim milk dengan streptococcus lactic dan diinkubasi di suhu 20°C hingga 22°C.



h. Yoghurt

Yoghurt dibuat dari sebagian pastuirisasi milk dan homogenis skim milk dan diperkaya dengan menambahkan milk solid non fat. Mixture didapat dari proses inoculated dan inkubasi disuhu 41°C hingga 46°C, dan Yoghurt digumpalkan diproses tersebut  selama 2 jam. Untuk memperoleh acidnya dengan menghentikan proses inoculated dan inkubasi dan segera menurunkan suhu di 2°C hingga 4°C. Proses diatas akan menghasilkan tekstur yang bagus, halus dan semi solid milk dengan mengandung 11% hingga 12% milk solid. Konsentrat buah, jams, buah yang telah dihaluskan bisa ditambahkan didalam youghurt untuk untuk memberikan rasa. Froozen yoghurt banyak ditemukan di pasaran. Yoghurt juga bia dibuat dari whole milk yang mengandung 2,5% fat.

Yoghurt Source: https://www.alibaba.com

Yoghurt
Source: https://www.alibaba.com

i. Cencentrated Milk

Fresh, froozen, condensed, evaporated dan milk powder sekarang bisa ditemukan dipasaran. Variasi jumlah air yang dihilangkan akan dikontrol dengan seksama dengan mempertimbangkan kondisi milk tersebut.

j. Cottage Cheese

Cottage cheese mungkin terbuat dari fresh pastuirisasi skim milk, sour milk atau larutan non fat dry milk. Kombinasi jumlah dari lactic acid dan rennet yang bervariasi digunakan untuk memulai proses koagulasi. Milk memulai proses koagulasi di suhu 21°C hingga 32°C dan dipertahankan hingga beberapa jam. Cottage cheese mempunya rasa acid yang ringan dan digunakan untuk campuran salad dengan menambahkan buah dan sayuran, untuk campuran dessert, pastries dan dips.

 

Semoga bermanfaat