GARNISHING & DECORATING




GARNISHING & DECORATING

A. Garnishing & Decoration

Hiasan adalah suatu item atau zat yang digunakan sebagai hiasan dan sering memiliki komponen rasa pada persiapan makanan atau minuman. Dalam banyak kasus, mungkin memberikan rasa yang kontras, beberapa garnish yang dipilih untuk menambah dampak visual penampilan dari piring, sementara yang lain dipilih secara spesifik untuk memberikan rasa. Hal ini berbeda dengan condiment yang yang untuk fungsi utamanya untuk persiapan sebagai  sauce yang memiliki rasa spesifik yang di tambahkan untuk makanan lain. Parsley/Peterseli adalah contoh dari garnish  yang  tradisional; berwarna hijau memiliki daun berbentuk kecil , batang kokoh, dan mudah untuk dibentuk menjadi hiasan. Tidak semua orang memakan parsley/peterseli garnish dengan makanan mereka, meskipun tidak ada masalah untuk memakannya.

Sebuah hiasan membuat makanan atau minuman lebih menarik secara visual. Mereka mungkin, misalnya, memberikan warna, seperti ketika ditaburi paprika pada salmon salad. Mereka mungkin memberikan warna kontras, misalnya ketika daun bawang yang ditaburkan di kentang. Mereka mungkin membuat cocktail lebih menarik secara visual, seperti ketika payung cocktail ditambahkan ke minuman eksotis,atau ketika Tai Mai diakhiri dengan sejumlah potongan buah tropis. Sushi, hidangan Jepang, mungkin dihiasi dengan baran, sejenis rumput plastik atau daun plastik. Terkadang garnish dan condiment akan digunakan bersama untuk presentasi sebuah makanan, misalnya entrée, atasnya bisa disiram  dengan saus dan kemudian setangkai peterseli akan ditambahkan sebagai garnish.

 

Baca juga: Seafood

 

Sebuah garnish mungkin akan begitu mudah diidentifikasi sebagai sajian khusus kurang  lengkap tanpa adanya garnish. Misalnya banana split sundae dengan cherry diatasnya atau buffalo wing dengan garnish celery stick dengan blue cheese dressing.
Makanan yang disajikan dengan garnish dapat digambarkan sebagai garni, istilah Perancis untuk ‘garnished’.